Menu

Mode Gelap

Bisnis · 20 Jul 2023 00:19 WIB ·

Aplikasi INISA Milik Flobamor Disebut Dapat Kontrol Wisatawan di TNK


 Aplikasi INISA Milik Flobamor Disebut Dapat Kontrol Wisatawan di TNK Perbesar

Ayonusantara.com – Taman Nasional Komodo (TNK) adalah salah satu kawasan konservasi di indonesia. Di TNK terdapat hewan purba yang merupakan kadal terbesar di dunia yakni Komodo.

Berdasarkan data BTNK, jumlah Komodo mengalami penurunan sehingga dilakukan upaya pelestarian dengan menetapkan Pulau Komodo sebagai kawasan konservasi.

Mendukung upaya pelestarian hewan yang tencama punah ini, PT Flobamor selaku pengelola TNK mencanangkan aplikasi INISA Wildlife Komodo. Aplikasi ini diklaim mampu mengontrol jumlah kunjungan wisatawan ke TNK.

Direktur Operasional PT Flobamor Abner Ataupah mengatakan, pihak pengelola TNK akan membatasi jumlah wisatawan yang boleh berkunjung ke Loh Liang TNK melalui aplikasi INISA.

Pengaturan jumlah kunjungan ini, kata Abner, selain sebagai upaya konservasi juga akan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat di Kampung Komodo.

“Hal itu kita lakukan agar tidak ada penumpukan wisatawan di Loh Liang. Dan masyarakat kampung Komodo bisa mendapatkan dampak positif”, jelas Abner.

Abner mengatakan, dengan pembatasan kunjungan diharapkan akan memecah kunjungan ke desa yang akan berdampak positif masyarakat Kampung Komodo.

Karena itu, Abner mendorong penggunaaan aplikasi INISA yang merupakan salah satu contoh program digitalisasi management yang diaplikasikan dalam mengontrol kualitas standar pelayanan jasa wisata serta terwujudnya tujuan konservasi di Kawasan Taman Nasional Komodo, khususnya Pulau Padar dan Pulau Komodo.

“Sedari awal kita sudah siapkan sistem Wildlife Komodo dalam aplikasi INISA. Sistem ini berfungsi untuk mengatur berapa jumlah maksimal kunjungan wisatawan di Pulau Komodo maupun Padar, sehingga tidak akan ada over kunjungan yang bisa menyebabkan habitat Komodo terganggu, atau bahkan ada yang menyebut wisatawan terlantar,” ujar Abner Ataupah.

Abner menjelaskan, setelah berkomitmen dalam mewujudkan tujuan Konservasi di dalam Kawasan Taman Nasional Komodo, PT Flobamor sebelumnya telah menyiapkan aplikasi INISA dimana didalam aplikasi ini terdapat sistem Wildlife Komodo yang secara otomatis akan mengontrol jumlah kunjungan di Pulau Komodo dan Pulau Padar.

Penggunaan sistem Wildlife Komodo dalam aplikasi INISA kata dia, selain bertujuan untuk membatasi jumlah kunjungan wisatawan demi tujuan konservasi juga berfungsi untuk mendata jumlah calon wisatawan yang akan berkunjung ke Taman Nasional Komodo sehingga kualitas pelayanan jasa wisata bisa secara maksimal diberikan bagi para wisatawan.

“Kalau setiap bookingan itu bisa terdata di sistem Wildlife Komodo maka kita akan tau apakah jumlah calon pengunjung sudah memenuhi kuota atau belum dan juga positifnya, jika kuota sudah penuh maka sistem bookingan akan otomatis tertutup dan mekanisme selanjutnya adalah menyiapkan SDM – SDM yang nantinya akan bertugas melayani para wisatawan sesuai dengan jadwal yang memang telah dipilih saat mendaftar,” katanya.

“Jadi lebih terkontrol, kunjungan wisatawan diatur waktunya, tidak bertumpuk pada waktu tertentu tapi tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada wisatawan. Kalau tidak terkontrol kan yah agak susah, Naturalist Guide yang disediakan hanya puluhan tapi wisatawan yang datang ribuan tentu pasti akan kewalahan dan tentu berdampak buruk pada ekosistem komodonya,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Wartawan

Baca Lainnya

Klarifikasi Ketua FOKAL Labuan Bajo Soal Besaran Uang Pangkal dan Dasar Hukum Pendirian

31 Mei 2024 - 13:24 WIB

Hotel Loccal Colection Promosikan Pariwisata Labuan Bajo Pada Ajang WTM di London

10 November 2023 - 04:08 WIB

Aksi Bersih Pantai dan Tur Edukasi Pengelolaan Sampah di Labuan Bajo

23 September 2023 - 08:13 WIB

BTNK Harap Flobamor Komit Tingkatkan Pelayanan

28 Agustus 2023 - 04:19 WIB

Untuk Sementara Flobamor Kembali Tetapkan Biaya Pemandu Wisata di TNK Sesuai Tarif Lama

31 Juli 2023 - 04:56 WIB

Manipulasi Tiket di TNK, Pemandu Wisata dan Pihak BTNK Diduga Kerjasama

24 Juli 2023 - 01:22 WIB

Trending di Bisnis